Surakarta, 30 September 2026 — Bagaimana jika belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas?
Pertanyaan itulah yang seolah terjawab dalam kegiatan “JAMSA Road to Explore Surakarta” yang diikuti siswa Kelas 5 SDN Jambangan 1, Paron, Ngawi pada Rabu, 30 September 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata. Para siswa diajak melihat langsung, mengalami, mengeksplorasi, dan belajar dari lingkungan di luar sekolah. Sebuah pengalaman yang mungkin sederhana hari ini, tetapi dapat menjadi kenangan sekaligus pengetahuan yang melekat hingga mereka dewasa.

🔭 Dari Ngawi Menuju Dunia Sains di Tahir Solo Museum
Perjalanan dimulai dengan berkumpul di Stasiun Ngawi pada pagi hari. Dengan penuh semangat, rombongan kemudian menuju Surakarta untuk mengunjungi Tahir Solo Museum.
Museum ini menawarkan pengalaman edukasi yang memadukan seni, sains, teknologi, budaya, astronomi, hingga dunia masa depan. Berbagai zona interaktif membuat anak-anak tidak hanya melihat benda yang dipamerkan, tetapi juga terdorong untuk bertanya dan memahami berbagai hal baru. detikTravel
Bagi siswa Kelas 5 SDN Jambangan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan di luar buku pelajaran.
Melihat langsung membuat rasa ingin tahu tumbuh.
Rasa ingin tahu membuat anak bertanya.
Dan dari pertanyaan, lahirlah proses belajar.
Inilah esensi pembelajaran yang sesungguhnya.

🏛️ Dari Sains, Berlanjut Mengenal Warisan Budaya
Setelah mengeksplorasi Tahir Solo Museum, perjalanan dilanjutkan menuju Pura Mangkunegaran.
Jika di museum siswa diajak mengenal perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kehidupan masa depan, maka di Pura Mangkunegaran mereka mendapatkan pengalaman berbeda: mengenal sejarah, budaya, tradisi, dan warisan leluhur.
Perjalanan ini menjadi kombinasi yang menarik—sains dan budaya dalam satu pengalaman belajar.
Anak-anak tidak hanya diajak mengenal apa yang ada di masa depan, tetapi juga memahami akar sejarah dan budaya yang membentuk identitas bangsa.
❤️ Belajar, Bermain, dan Menciptakan Kenangan
Keceriaan tampak dari kebersamaan para siswa, guru, dan pendamping sepanjang perjalanan. Senyum, foto bersama, perjalanan kereta, hingga pengalaman mengunjungi destinasi edukasi menjadi bagian dari cerita yang akan dikenang.
Karena pendidikan bukan hanya tentang berapa banyak materi yang mampu dihafalkan, tetapi juga tentang seberapa banyak pengalaman yang mampu membentuk cara anak melihat dunia.
Kegiatan JAMSA Road to Explore Surakarta menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat hadir di mana saja—di museum, di lingkungan budaya, dalam perjalanan, bahkan melalui interaksi bersama teman.
🌟 Hari Ini Berwisata, Esok Menjadi Cerita
Bagi anak-anak Kelas 5 SDN Jambangan, perjalanan 30 September 2026 mungkin hanya berlangsung satu hari.
Namun pengalaman itu bisa menjadi lebih dari sekadar satu hari perjalanan.
Hari ini mereka melihat museum.
Hari ini mereka mengenal budaya.
Hari ini mereka belajar bersama.
Dan mungkin, dari perjalanan kecil ini, tumbuh mimpi besar untuk masa depan.
Sebab setiap perjalanan adalah pengalaman.
Setiap pengalaman adalah pembelajaran.
Dan setiap pembelajaran adalah bekal untuk melangkah lebih jauh.
SDN Jambangan 1 — Belajar Lebih Dekat, Mengenal Lebih Luas, Bermimpi Lebih Tinggi! 🇮🇩✨
#SDNJambangan #ExploreSurakarta #JAMSA #TahirSoloMuseum #PuraMangkunegaran